Showing posts with label Royal Children's Hospital. Show all posts
Showing posts with label Royal Children's Hospital. Show all posts

Monday, October 22, 2012

Melbourne: SELESAI

Ibarat orang kalo boker ngga lega itu nyiksa, maka postingan ini harus tuntas tas tas biar lega!

Lanzutkan! Tumplekkin semua jadi satu!

Perkembangan Yardan

Seiring berjalannya waktu, Yardan sendiri makin hari makin kuat. Udah bisa ngiter-ngiter keliling apartemen tanpa batuk-batuk. Meringis dan nangis gara-gara ketawa atau bersin sih masih, tapi anaknya udah sering ketawa dan ceria seperti sedia kala. Kita aja takjub soalnya Yardan lumayan cepet pemulihannya, mungkin karena badannya dipake gerak terus kali ya..

Ekspresi sehari-hari pasca keluar RS, dari yang masih meringis-meringis sampe ke tanpa beban..

Tuesday, October 9, 2012

Melbourne: Recovery After Surgery

Berhubung udah super kelamaan, jadi postingan Melbourne yang rencananya mencapai 101 bagian dengan tenggat waktu tak terbatas harus dipersingkat. Sesingkat-singkatnya.

Hemat kata, abis pulang dari RS Yardan pun membaik dan kita pulang ke tanah air. Tamat.

HOREEE!!

Saturday, September 15, 2012

Melbourne: Koala Ward

Aduh sebenernya udah malaysia nulis laporan ini, soalnya udah lupa kejadian persisnya gimana....

Tapi kalo ngga ditulis entar nyesel, jadi marilah kita lanjutkan!

Jadiii, abis dari ICU kita pindah ke kamar perawatan biasa atau yang dinamakan Koala Ward. Segala tarian dan nyanyian kebahagiaan udah disenandungkan, akhirnya penderitaan pinggang encok berakhir juga! Eh ternyata salah besar, di kamar biasa malah susah istirohat! Suweek suweeekk..

Saturday, September 1, 2012

Melbourne: I - SEE - YOU


Setelah sekian lama akhirnya muncul juga sambungan dari postingan sebelumnya, menandakan dimulainya hari baru di I-SEE-YOU alias ICU... *krik*

ICU Day-2

Setelah malem-malem Yardan selesai operasi dan masuk ke ruang ICU masih dalam keadaan belum sadar, gue dan suami balik ke apartemen untuk tidur dan istirahat. Cuma yang namanya tiap malem tidur selalu bareng anak, malah jadi susah tidur banget. Yaa kalo Aldi sih udah ngorok dengan suksesnya, sementara gue membenamkan diri dengan nyuci baju dan nyetrika (lagi). Pas tidur juga bawaannya kepikiran mulu, akhirnya cuma sempet tidur beberapa jam dan pukul 5 pagi udah mandi dan siap-siap.

Aldi bilang ngapain pagi-pagi amat, belom ditelfon juga, pasti anaknya belom sadar. Ya ngga papa dong ya, udah kangen gini dan maunya kan pas Yardan melek ada ibunya di sampingnya. Alhasil sendirian nyebrang jalan dan ke rumah sakit dengan udara pagi yang bikin kulit mengeras saking dinginnya, agak terlalu bersemangat emang. Sesampenya di RS ya masih sepi banget, untung barengan perawat ganti shift jadi bisa sekalian ikut masuk ICU tanpa mencet-mencet interkom. Pas masuk kamar ICU Acus ternyata posisi tidurnya udah agak berubah, berarti udah sempet goyang-goyang dong ni anak. Perawatnya bilang sepertinya sebentar lagi akan sadar. Tuh kan bener, feeling mak-mak emang jarang salah, untung rela dateng subuh-subuh. Tapi aaa aku deg-deg-an, apa Acus masih inget ibunya atau enggak ya, Acus bakal bilang apa ya, marah ngga ya?

Friday, July 27, 2012

Melbourne: The Surgery


Akhirnya tiba hari yang dinanti-nanti (NOT).
Aduh, kalo bisa muleh balik ke rumah, muleh aja nyoook! *lari ke kantor Garuda*


Ya jadi di hari krusial ini pagi-pagi jam 8 kita udah daftar di ruang tunggu operasi. Ternyata banyak ya bok yang mau dioperasi, banyak anak-anak berkeliaran. Abis daftar kita nunggu untuk ketemu surgeon-nya, untuk dijelasin sekali lagi tentang prosedurnya. Yardan asik main lego lagi di ruang tunggu dan entah kenapa perasaan hati kok lumayan tenang, enggak dag-dig-dug seperti hari sebelumnya. Apakah ini yang dinamakan pasrah? Ndak tau juga yaa.. 



Friday, July 13, 2012

Melbourne: The Call

Judulnya kayak lagu Backstreet Boys yah, sok bule sih.



Lanjutan dari postingan sebelum ini.

Setelah pemeriksaan CT-Scan dan sepulangnya dari rumah sakit, tiba-tiba Yardan seger buger. Lah perasaan baru dibius, kok pengaruhnya cepet amat ilangnya sih. Udah kebayang-bayang mau leha-leha tiduran jadi bubar deh! Jadi inget kata DSA Acus di Jakarta yang pernah bilang kalo anak ini obat biusnya mesti spesial sakti mandraguna, emang bener deh kayaknya.

Soalnya pernah kejadian pas mau echocardiogram jantung di Jakarta, diminumin obat tidur 1x nggak mempan,  minum lagi 2x nggak mempan, sampe akhirnya dimasukkin lewat dubur, enggak mempan juga! Udah berjam-jam nunggu di RS biar anaknya tidur kok ngga tepar-tepar juga. Sampe dokternya bilang "anaknya berkemauan kuat sekali ya bu, mirip siapa?" mirip Chris John, dok! (mak-babenya ngga mau disalahin dong, sebel!). Bahkan saking geregetannya Aldi sempet mikir untuk pake obat bius tembak yang biasa digunain buat nidurin hewan kebon binatang.. *TABOK*. Akhirnya anaknya teler sih tapi enggak tidur, alhasil Yardan mirip orang mabok bin giting, diperiksa jantungnya tapi dese berontak-berontak kecil dan cengengesan. Sungguh absurd.

Tuesday, July 10, 2012

Melbourne: The Check-Up

Sambungan dari postingan ini.

Hari ketiga di Melbourne dijadwalkan untuk medical check-up pagi-pagi. Untung banget dari apartemen  ke Royal Children's Hospital tinggal nyebrang jalan, jadi bisa berangkat lima menit sebelum waktu perjanjian. Pas nyampe di klinik bagian jantung, kita disuruh nunggu sebentar sebelum dipanggil. Yardan sibuk main balok dan mainan lainnya di ruang tunggu, sambil tengok-tengok kandang meerkat juga, jadi dia sama sekali enggak bosen. 

Thursday, June 21, 2012

Melbourne: Part One

Ambil nafas......... Buang............

Akhirnya memutuskan untuk cerita juga tentang pengalaman operasi Yardan di benua seberang. Padahal gue tadinya udah niat bawa laptop ke sana lho untuk catet kegiatan sehari-harinya, sayang seribu sayang laptopnya ilang sodara-sodara.... (kok bisa? nanti ceritanya).

Menjelang keberangkatan, kita sengaja cari tanggal terbang beberapa hari sebelum waktu pemeriksaan. Biar Yardan juga bisa istirahat dan ngga capek karena lama di jalan. Menurut beberapa pengalaman temen dan orang-orang sebelum kita, dan juga menurut dokter, bawa anak dengan PJB (Penyakit Jantung Bawaan) dalam long flight itu cukup beresiko, terutama untuk saturasi oksigennya. Jadilah sebelum berangkat kita urus deposit tabung oksigen ke Garuda, daftar obat-obatan selama di pesawat, dan sebagainya. Rempong? Sangatttt. Beruntung banget orang tua bisa bantuin urusin ini-itu, karna emaknya bocah sendiri pikirannya udah kemana-mana sebelum berangkat. Sutris.

Saturday, May 12, 2012

Royal Children's Hospital Melbourne



Sebelum cerita mengenai pengalaman selama operasi Yardan di Melbourne, saya mau kasih gambaran tentang rumah sakit tempat kami "tinggal" di sana, Royal Children's Hospital. Setelah proses surat menyurat yang intensif, saya sebenernya belum ada gambaran sama sekali tentang rumah sakit yang akan dikunjungi. Teman saya Shinta yang juga pernah membawa anaknya untuk operasi jantung di sana mengatakan bahwa semua staffnya baiiiiik sekali. Ternyata emang bener, di RCH kami bertemu dengan staff rumah sakit yamg benar-benar berdedikasi dan baik hati (nulisnya sampe berkaca-kaca). Semua usaha kami untuk membawa Yardan ke sana rasanya benar-benar dibayar mereka melebihi ekspektasi. Alhamdulillah ya.... :)

The New Hospital (source)